KOPERASI
SMP DWI CAKTI BHAKTI PALAD

Menurut Surat Keputusan Bersama antara Menteri Perindustrian, Menteri Koperasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Dalam Negeri yaitu : No.331/M/SK/10/1984, No.126/M/KPTS/X/SK/10/1984, dan  No.0477/M/1984 pengertian Koperasi Sekolah adalah koperasi yang anggotanya para siswa, baik Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, dan Lembaga pendidikan swasta. Struktur Organisasi Koperasi Sekolah :

  1. Anggota
  2. Pengurus
  3. Badan pemerikasa
  4. Pembina dan pengawas
  5. Badan penasehat

Selain memberikan manfaat yang menguntungkan bagi para anggota, keberadaan koperasi di lingkungan sekolah dapat membentuk jiwa wirausaha di kalangan para siswa. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

  1. Pendiriannya berdasarkan surat keputusan bersama
  2. Lama keanggotaannya terbatas, yaitu berakhir pada saat siswa lulus atau pindah sekolah
  3. Keberadaan koperasi tidak boleh mengganggu kegiatan belajar dan mengajar di sekolah
  4. Sebagai media pendidikan dan penerapan ilmu ekonomi yang berasaskan gotong-royong
  5. Sebagai alat untuk membantu para siswa dalam pengadaan keperlua sekolah

Perangkat koperasi ini adalah rapat angota, pengurus koperasi, dan pengawas koperasi, dalam hal ini rapat anggota memiliki kekuasaan tertinggi pada koperasi yang menetapkan beberapa hal berikut :

  1. Menetapkan anggaran dasar koperasi
  2. Menetapkan kebijakan umum organisasi, manajemen, dan usaha koperasi
  3. Menetapkan pemilihan, pengangkatan, serta pemberhentian para pengurus dan pengawas koperasi
  4. Menetapkan rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, serta pengesahan laporan keuangan
  5. Menetapkan pengesahan pertanggung jawaban pengurus dalam melaksanakan tugasnya
  6. Menetapkan pembagian sisa hasil usaha
  7. Menetapkan penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi sekolah