Kurikulum 2013 atau K-13 sudah diimplementasikan pada Tahun pelajaran 2013 – 2014 pada sekolah-sekolah tertentu (terbatas). Kurikulum 2013 diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dikembangkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). Sesuatu yang baru tentu mempunyai perbedaan dengan yang lama. Begitu pula kurikulum 2013 mempunyai perbedaan dengan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Berikut ini adalah perbedaan kurikulum 2013 dan KTSP.

KURTILAS (k-13)

Kurikulum 2013

  1. SKL  (Standar Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu, melalui Permendikbud No 54 Tahun 2013. Setelah itu baru ditentukan Standar Isi, yang bebentuk Kerangka Dasar Kurikulum, yang dituangkan dalam Permendikbud No 67, 68, 69, dan 70 Tahun 2013.
  2. Aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
  3. Jumlah jam pelajaran per minggu lebih banyak dan jumlah mata pelajaran lebih sedikit dibanding KTSP.
  4. Proses pembelajaran setiap tema di jenjang SD dan semua mata pelajaran di jenjang SMP/SMA/SMK dilakukan dengan pendekatan ilmiah (saintific approach), yaitu standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta.
  5. TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bukan sebagai mata pelajaran, melainkan sebagai media pembelajaran.
  6. Standar penilaian menggunakan penilaian otentik, yaitu mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil.
  7. Pramuka menjadi ekstrakuler wajib.
  8. Guru BK (Bimbingan Konseling) lebih menekankan mengembangkan potensi siswa.

KTSP 2006

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

  1. Standar Isi ditentukan terlebih dahulu melaui Permendiknas No 22 Tahun 2006. Setelah itu ditentukan SKL (Standar Kompetensi Lulusan) melalui Permendiknas No 23 Tahun 2006.
  2. lebih menekankan pada aspek pengetahuan.
  3. Jumlah jam pelajaran lebih sedikit dan jumlah mata pelajaran lebih banyak dibanding Kurikulum 2013.
  4. Standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi.
  5. TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sebagai mata pelajaran.
  6. Penilaiannya lebih dominan pada aspek pengetahuan.
  7. Pramuka bukan ekstrakurikuler wajib.
  8. Guru BK (Bimbingan Konseling) lebih pada menyelesaikan masalah siswa.

SMP Dwi Cakti Bhakti Palad pada Tahun pelajaran 2019 – 2020, sudah menggunakan Kurikulum 2013 untuk semua kelas. Peraturan dan Tata tertib SMP Dwi Cakti Bhakti Palad disesuaikan dengan standar penilaian pada Kurikulum 2013 yang tentunya lebih ketat.

Walaupun kelihatannya terdapat perbedaan yang sangat jauh antara Kurikulum 2013 dan KTSP, namun sebenarnya terdapat kesamaan ESENSI Kurikulum 2013 dan KTSP. Misalnya : Pendekatan ilmiah (Saintific Approach) yang pada hakekatnya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa mencari pengetahuan bukan menerima pengetahuan. Pendekatan ini mempunyai esensi yang sama dengan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP).  Masalah pendekatan sebenarnya bukan masalah kurikulum, tetapi masalah implementasi yang tidak jalan di kelas. Bisa jadi pendekatan ilmiah yang diperkenalkan di Kurikulum 2013 akan bernasib sama dengan pendekatan-pendekatan kurikulum terdahulu bila guru tidak paham dan tidak bisa menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.